Pages

12 Januari 2017

7 Pelajaran hidup dari seorang Jon Morrow - Part 1




Bagian tubuh yang bisa digerakan oleh dia hanyalah mata dan mulutnya. Tangan, kaki dan hampir semua bagian tubuhnya telah lumpuh. Tetapi dia memiliki kehidupan yang menakjubkan. Dialah Jon Morrow seorang Blogger Sukses yang cacat tubuhnya.

Dengan menggunakan Teknologi "Speech Recognition" dia menulis artikel yang dibaca oleh lebih dari 5 Milyar orang dan juga membangun beberapa majalah online yang membuatnya menjadi seorang Milioner. Sulit dipercaya mungkin, tetapi dia hanya melakukan semua itu dari rumah dengan duduk di kursi rodanya dan berbicara di depan microphone.
Ini tidak semudah seperti yang kita bayangkan. Dia telah mengalami pneumonia atau radang paru-paru selama 16 kali, mengalami 50 kali lebih patah tulang, dan menghabiskan beberapa tahun hidupnya di rumah sakit dan ruangan praktek dokter. Tetapi tidak hanya bisa bertahan dengan kondisinya namun juga dia memiliki kehidupan yang diimpikan banyak orang.

Berikut 7 pelajaran hidup berharga dari Jon Morrow yang dia bagikan ke kita semua :

Lesson #1: If You Can’t Win the Game, Change the Rules

Jika Anda tidak dapat memenangkan suatu perlombaan, ganti peraturannya 

Satu dekade yang lalu, Dia selalu bergantung kepada Medicaid (Asuransi kesehatan dari pemerintah AS) yang memberikan dia bantuan sekitar $120.000 per tahun untuk pengobatannya. Di satu sisi, dia sangat terbantu dengan Medicaid tersebut tetapi disisi lain dia merasa terbebani karena Medicaid memiliki batas pendapatan dimana jika pendapatannya lebih dari $700 per tahun maka fasilitas Medicaid yang didapatnya akan hangus. Itu membuat saya kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang tetap padahal saya merupakan seorang sarjana, memiliki ambisi yang besar, dan memiliki banyak tawaran pekerjaan.
Seperti buah simalakama, jika saya mengambil pekerjaan saya akan kehilangan asuransi kesehatan dan jika saya tidak mengambil pekerjaan saya akan hidup dalam kemiskinan selamanya.

Maka dia merubah peraturannya (Change the Rules)

Dia menerima tawaran pekerjaan dari sebuah majalah online kecil bernama Copyblogger, tetapi dia membuat sebuah perjanjian "Saya akan bekerja untuk Anda Gratis. Anda tidak perlu membayar saya dengan apapun. Suatu saat nanti, saya akan meminta bantuan anda dan jika hasil pekerjaan saya bagus saya harap anda dapat membantu saya." dan mereka setuju. Kemudian dalam dua tahun dia bekerja 40-80 jam per minggu tanpa dibayar.
Selama 2 tahun ini, dia mejelajahi Mexico. Disana dia menurunkan biaya kesehatannya dari $120.000 menjadi $18.000 per tahun.
Saatnya memenangkan permainan. Dia menelepon bossnya dan berkata "Masih ingat dengan perjanjian kita sebelumnya? Ini saatnya. Saya akan memulai membuka sebuah Pelatihan Konsultasi dan saya membutuhkan bantuan untuk mendapatkan beberapa peserta". Hari berikutnya dia mengijinkan saya untuk menghubungi sekitar 50 ribu pembacanya dan list peserta saya penuh hanya dalam waktu 24 jam.
Kemudian saya pindah ke Mexico, meninggalkan Asuransi kesehatan dan dalam 30 hari saya menghasilkan lebih dari $10.000 dalam sebulan dan tinggal di sebuah kondominium di depan pantai dan membayar biaya kesehatan saya sendiri.

Mungkin saat ini Anda sedang putus harapan, tetapi yakinlah anda selalu dapat membuat sebuah harapan yang baru. Ini tidak mudah, tetapi jika anda cukup kuat maka anda dapat merubah situasinya.
 

Lesson #2: Pain is Power

Rasa sakit adalah sebuah kekuatan
Ibarat sebuah pertandingan tinju, kehidupan adalah lawan kita dan dia akan selalu menghantam kita tepat di wajah kita.

Hantaman tersebut bisa jadi keras ataupun lembut, tetapi itu pasti datang. Kesuksesan dan kegagalan kita ditentukan oleh bagaimana cara kita menerima hantaman tersebut.

Apakah setelah menerima hantaman itu anda berguling-guling di tanah, menangis atau bahkan merintih? Apakah anda melawan kembali dan hantaman itu terus berlanjut? ataukah anda bahkan tidak menyadari telah dihantam berkali-kali?

Jon adalah contoh dari semua itu. Jika Anda ingin tau bagaimana rasanya hidup dengan cacat di seluruh tubuh, coba bayangkan saja setiap pagi akan ada enam orang masuk ke kamar anda dan memukuli anda. Setiap hari pukulan tersebut semakin buruk dan kamu akan lemas setiap hari. Mereka tetap memukul, menendang dan menghantam Anda sampai anda berdarah dan kehilangan kesadaran kemudian bangun di rumah sakit dan bernafas melalui tabung oksigen.

Itu cara terbaik untuk menggambarkan kehidupan Jon. Sejak saat ini dia merasa dilahirkan kembali dengan penyakit otot yang memberikan dia pukulan setiap hari. Itu membuatnya menjadi lebih kuat dan dapat menerima pukulan hidup tanpa harus berhenti berjuang.

Ini adalah keuntungan dari rasa sakit, semakin anda merasakan sakit tersebut, semakin anda bisa mengatur rasa sakit tersebut maka semakin sanggup anda memenangkan permainan ini.

Kesimpulan dari ilustrasi diatas adalah semakin anda merasa depresi dan lemah, tidak sanggup untuk mengatasi kesulitan hidup itu bukan karena anda adalah orang cacat. Tetapi itu karena anda tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima rasa sakit tersebut. Jika anda ingin menjadi lebih kuat dan lebih baik dari orang lain, anda harus meningkatkan kemampuan anda untuk dapat lebih dalam menghadapi rasa sakit.

Contohnya, seorang Tim Ferriss (Seorang Life Hacker dengan jutaan Pengikut) merekomendasikan untuk berbaring di tengah tempat yang ramai seperti supermarket ataupun Coffee Shop. Kamu akan terlihat bodoh, tetapi pada saat itu Anda akan memiliki pengalaman untuk dapat menghadapi rasa malu dan tidak nyaman di masa depan.

Tingkat kesuksesan yang kamu capai dalam hidup berbanding lurus dengan rasa sakit yang dapat kamu terima. Jika anda pernah mencapai kesuksesan dalam suatu hal seperti membangun sebuah bisnis yang sukses, menjadi yang terbaik dalam suatu bidang, atau mengubah dunia dengan suatu cara, anda perlu memulainya dengan melatih diri anda untuk menghadapi rasa sakit dari sesuatu yang dibutuhkan untuk mencapai itu semua.

Jika Anda merespon rasa sakit itu dengan cara yang salah, maka anda akan menjadi lebih lemah, bukan lebih kuat.

Lesson #3: The Secret to Survival

Rahasia bertahan hidup


Silahkan baca lanjutan artikel tersebut di 7 Pelajaran hidup dari seorang Jon Morrow - Part 2

1 komentar:

  1. Halo,
    Nama saya Amber, saya di sini untuk merekomendasikan Anda kepada pemberi pinjaman yang sah yang memberi saya pinjaman $ 15.000, namanya adalah jerry jones dari investasi finansial jerry jones, saya ingin mendesak Anda semua yang membutuhkan bantuan keuangan untuk menghubungi dia dengan baik melalui email untuk aplikasi pinjaman anda: jerryjonesfinancialinvestments@gmail.com

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar