Pages

31 Mei 2016

Buruknya service Lion Air






Tahukah Anda - Mungkin ini hanyalah satu dari banyaknya kisah terkait dengan pelayanan dari salah satu perusahaan penerbangan ternama di Indonesia Lion Air. Salah satu airlines dengan rute penerbangan terbanyak dan juga murah sehingga harus dimaklumi jika servicenya kurang memuaskan. Berikut kisah dari salah seorang penumpang Lion Air yang sempat kecewa dengan pelayanan yang diberikan.

Saya adalah penumpang Anda dengan no booking MRRWUZ dengan jalur penerbangan Medan-Palembang transit Batam untuk tanggal 06 Oktober 2015.



Pada saat berada di Kuala Namu Medan, saya mendapatkan informasi bahwa penerbangan ke Batam di delay karena alasan operasional dan dengan janji manis dari Tim Lion Air Medan saya di terbangkan ke Jakarta dengan janji saya bakal mendapatkan connecting Flight malam hari dari Jakarta ke Palembang. Tetapi ironisnya ketika sampai ke Jakarta saya kecewa, ternyata janji hanyalah janji dan tim Lion Air Cengkareng menyatakan bahwa Tim Medan tidak berkoordinasi dengan Tim Cengkareng terkait connecting Flight ke Palembang tersebut dan saat ini pesawat connecting Flight ke Palembang telah full sehingga saya harus menginap di Jakarta 1 malam kemudian baru dapat melanjutkan penerbangan ke Palembang besok paginya. Sebuah koordinasi yang sungguh mengecewakan antara Tim Lion Air Medan dan Jakarta yang bisa mengabaikan begitu saja janji-janji yang telah diucapkan sendiri hanya dengan sebuah perkataan maaf. Terbayang seandainya saja tidak bisa berangkat menggunakan pesawat Lion Air ke Palembang secara langsung apalah salahnya jika saya diinformasikan saja sehingga saya bisa kembali ke rumah untuk beristirahat dari pada harus menginap di hotel di Jakarta. Tetapi ya sudahlah...

Tidak sampai disana saja, tetapi ketika saya hendak meminta bagasi saya karena pakaian dan peralatan mandi saya semua di sana saya mendapatkan janji bahwa bagasi saya akan di antarkan ke Hotel agar saya dapat mandi dan berganti pakaian. Ternyata janji manis hanyalah janji manis, sampai dengan keesokan paginya saya mesti harus tetap menunggu pakaian dan peralatan mandi saya yang tidak kunjung datang. Berkali-kali saya telp dan email ke customer service Lion Air tetapi alangkah disesalkan tidak ada yang bisa dihubungi hanya untuk sekedar pencurahan perasaan kesal yang saya alami ini. Saya sungguh sangat kecewa dengan pelayanan yang seperti ini walaupun saya mengerti kondisi penerbangan saat ini terutama di Area Sumatera masih berasap tetapi penangganan dari Tim Lion Air terkesan tidak peduli dengan kenyamanan penumpang.

Keesokan pagi harinya pda pukul 7 pagi hari saya di jemput tim Lion Air ke Soekarno Hatta untuk melanjutkan penerbangan ke Palembang dan akhirnya pesawat pun berangkat ke Palembang pada pukul 9 lewat dikarenakan delay (Sudah dapat dimaklumin).

Taaadaaaa... Dan apa yang terjadi di Palembang?  Ternyata janji manis hanyalah janji, bagasi saya juga tidak keluar di Palembang padahal saya di janjikan bagasi saya akan bisa di ambil di Palembang pada saat saya melakukan Check In di counter Lion Air di Cengkareng Jakarta. Kembali saya melakukan complain ke Tim Lion Air bagian "Lost and Found" dan What The F*cking Management? Tim Palembang melemparkan kesalahan ke Tim di Cengkareng dengan menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan bagasi saya karena tidak ada kiriman bagasi tersebut dari Tim Cengkareng.

Secara singkat saya membaca bahwa pola kerja dari Lion Air adalah saling tolak-tolakan antar daerah, dari Palembang melempar kesalahan ke Jakarta, dari Jakarta melempar kesalahan ke Medan seakan-akan kalian bukanlah 1 Tim di Lion Air dan ketika saya membutuhkan kejelasan dari Lion Air saya harus menghubungi Lion Air dari Sabang sampai Merauke terlebih dahulu agar dapat mengetahui kepastian status penerbangan saya.

Ok, well... Sampai sana saya hanya di berikan solusi untuk mengisi Form Lost and Found sehingga tim bisa memulai proses pencarian. Dengan sedikit kesal dan banyak kecewa serta marah saya pasrah menyerahkan nasib bagasi saya ke tangan Tim Lion Air. Saya kembali menjalani kegiatan yang seharusnya sudah dapat saya lakukan pada pagi hari nya di Palembang tetapi kegiatan tersebut terpaksa harus saya mulai jam 11 karena saya terpaksa dan dipaksa harus menginap 1 hari di Jakarta oleh Tim Lion Air.

Dalam perjalanan keluar dari Bandara terpaksa saya harus membeli peralatan mandi dan beberapa pakaian berhubung saya sudah tidak berganti pakaian selama 1 malam. Dapat Anda bayangkan tidak ada Tim Lion Air yang dapat memberikan kepastian terhadap problem saya bahkan customer care yang saya email juga tidak merespon apa-apa. So F*cking.... Akhirnya pada malam hari sekitar Jam 7 malam saya baru bisa mendapatkan kepastian bahwa Bagasi saya telah ditemukan dan dapat di antarkan ke saya.

Setelah 2 hari 1 malam berkutat dengan pelayanan Lion Air yang sangat mengecewakan tidak ada yang dapat saya perbuat, hanya saja sebuah perusahaan bertaraf Internasional yang seharusnya memiliki sisdur yang jelas ternyata memiliki sebuah manajemen yang sangat kacau. Semua tim tidak ada yang merasa memiliki penumpang tersebut dan tidak ada yg merasa bertanggungjawab terhadap penumpang. Sungguh tidak ada yang peduli...

Haizzz, sudahlah... Saya yakin tidak ada yang bakal peduli, kami hanyanya penumpang pesawat dengan harga murah....

Sungguh Ironissss....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar